Beranda

Kategori

Artikel

Jadi Partner

10 Jenis Besi Konstruksi yang Sering Dipakai pada Proyek Bangunan

Ardito Wahyu Octian
 Besi menjadi salah satu elemen yang sangat sering digunakan pada sebuah bangunan (Foto: 123rf)
Besi menjadi salah satu elemen yang sangat sering digunakan pada sebuah bangunan (Foto: 123rf)

Saat kita membangun proyek konstruksi, baik rumah maupun gedung tentunya memakai besi dalam proses pembangunannya. Jika kita melihat secara seksama, ternyata jenis besi konstruksi cukup banyak. Tentunya hal ini memberikan dampak berbeda saat pembangunan dilakukan.

Selain itu, ketika kita perhatikan secara umum, besi menjadi salah satu elemen yang sangat sering digunakan pada sebuah bangunan. Bahkan, hampir semua tulang-tulang bangunan yang kita tempati memakai jenis besi konstruksi.

 

 

Baca juga: Pilihan Merk Alat Semprot Cat Tembok Terbaik untuk Dinding Rumah

 

Daftar Jenis Besi Konstruksi yang Umum Digunakan

Daftar jenis besi konstruksi yang umum digunakan
Daftar jenis besi konstruksi yang umum digunakan (Foto: 123rf)

 

Untuk mengetahui apa saja jenis besi yang sering dipakai pada bangunan, simak ulasannya di bawah ini.

1. Besi beton

Jenis besi pertama yang paling sering dipakai pada bangunan adalah besi beton. Besi beton ini biasanya menjadi tulang-tulang pada fondasi sebuah bangunan sehingga disebut dengan beton bertulang. Bahkan, hampir setiap bangunan modern menggunakan beton pada pondasinya. Hal tersebut dikarenakan beton memang terkenal sangat kokoh dan dapat bertahan lama.

Secara umum, besi beton terdiri dari dua model, yakni jenis besi ulir atau deformed bar dan juga jenis besi polos atau plain bar. Jenis besi berbentuk bulat ini sangat bermanfaat untuk konstruksi besi pada pondasi sebuah bangunan. sebab , jenis satu ini saling melengkapi dengan beton bangunan.

2. Besi h-beam

Besi h-beam merupakan salah satu jenis besi yang juga sering dipakai untuk bahan konstruksi bangunan. Bahkan, jenis besi h-beam ini adalah yang paling terkenal bagi para konstruktor. Jenis besi h-beam merupakan besi baja berbentuk balok yang secara teknis bernama hot rolled. Diberikan nama H karena secara bentuk memang memiliki kemiripan dengan huruf H. Besi h-beam juga sering digunakan untuk membangun konstruksi besi pada jembatan dan juga proyek gedung-gedung besar.

3. Besi siku

Jenis besi konstruksi lainnya yang sering digunakan adalah besi siku. Sesuai dengan namanya, besi siku merupakan varian besi yang memiliki bentuk siku dengan sudut kemiringan 90 derajat. Untuk ukuran besi siku sendiri memiliki banyak varian, mulai dari 2 cm hingga 5 cm. Tentunya ukuran-ukuran ini sudah disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Pemakaian besi siku ini secara umum bisa kamu temukan pada konstruksi besi pada tangga, rak besi, menara air, dan juga berbagai kebutuhan lainnya.

4. Besi expanded metal

Expanded metal merupakan salah satu jenis besi yang juga sering dipakai untuk kebutuhan konstruksi. Dari segi bentuknya, besi ini memiliki kemiripan dengan mesh atau sering disebut jaring-jaring. Untuk bahannya sendiri terbuat dari plat baja yang sudah berlubang.

Kelebihan yang ada di dalam besi expanded metal ini adalah sangat kuat. Walaupun begitu, berat jenis besi ini termasuk ringan karena dibuat dari plat baja. Dalam pembuatannya, plat baja tersebut disayat dan ditarik tanpa proses pengelasan. Jika dilihat dari variasinya, jenis besi ini tersedia dalam berbagai ukuran dan fungsi berbeda-beda.

5. Besi wide flange

Jenis besi berikutnya yang tidak kalah penting adalah wide flange. Ini adalah jenis besi yang memiliki bentuk serupa dengan besi h-beam yang sudah dibahas sebelumnya. Dari sisi kegunaannya, jenis besi wide flange sering digunakan sebagai material untuk konstruksi bangunan.

Perbedaan wide flange dengan h-beam ada di bagian kekuatannya. Besi wide flange jauh lebih tinggi baik itu pada bagian gaya tekan maupun gaya tariknya. Oleh sebab itu, tidak mengherankan jika besi konstruksi ini dapat menjadi material untuk struktur konstruksi bangunan yang lebih efisien.

 

Baca juga: 15 Rekomendasi Warna Cat Rumah yang Bagus, Cerah, dan Hangat

 

6. Besi hollow

Besi hollow memiliki bentuk persegi atau kotak (Foto: 123rf)
Besi hollow memiliki bentuk persegi atau kotak (Foto: 123rf)

 

Berikutnya ada jenis besi hollow yang bentuknya kotak dan berongga atau ada lubang di bagian tengahnya. Bahan dasar dari besi hollow ini adalah baja dengan campuran galvanis. Lalu, ditutupi dengan lapisan seng atau aluminium.

Dari sisi kebutuhan konstruksi, besi hollow banyak dipakai untuk konstruksi besi pagar, kanopi, pintu gerbang, hingga railing tangga. Jenis besi ini memiliki kelebihan dari sisi ketahanannya dari karat. Hal tersebut membuat umur besi hollow lebih panjang dibandingkan ulang pada pondasi bangunan. Oleh sebab itu, besi ini juga kerap disebut dengan beton bertulang.

Secara umum, besi hollow terdiri dari dua model, yakni besi ulir atau deformed bar dan besi polos atau plain bar. Jika dilihat dari sisi manfaatnya yang besar pada pondasi bangunan, besi satu ini bisa menjadi pelengkap dengan jenis beton bangunan.

7. Besi plat

Besi plat merupakan salah satu jenis besi yang juga dipakai untuk konstruksi bangunan. Pada dasarnya, besi plat adalah bahan utama dalam pembuatan kendaraan roda empat, kapal, dan juga berbagai mesin. Oleh sebab itu, jenis besi ini sering digunakan pada bidang mana pun. Bentuk besi plat ini adalah sebuah lempengan dan bahkan sering dipakai juga untuk peralatan rumah tangga. Keunggulan utama dari jenis besi plat ini adalah daya tahannya yang sangat baik terhadap korosi.

 

 

8. Besi pipa

Jenis besi berikutnya adalah besi pipa yang dari segi bentuknya memang menyerupai sebuah pipa. Bisa dikatakan, besi pipa juga salah satu jenis besi yang sering dipakai pada konstruksi bangunan. Dari hal tersebut, besi pipa ini sering dikenal dibandingkan jenis besi lainnya.

Manfaat besi pipa ini juga bermacam-macam dan bahkan sering digunakan sebagai perabotan seperti tiang lampu. Untuk bahan baku besi pipa ini adalah baja dan sering digunakan dalam proses penyaluran bahan-bahan tambang berbentuk cairan.

9. Besi wiremesh

Bagi sebagian orang mungkin masih asing dengan jenis besi satu ini. Meskipun begitu, besi wiremesh juga termasuk salah satu bahan yang digunakan pada proyek bangunan.

Dari sisi tampilannya, besi wiremesh ini mirip dengan anyaman yang berpotongan satu sama lain. Jenis besi yang satu ini juga sudah melalui proses yang sempurna sehingga semuanya dapat terhubung dengan baik.

Tidak jauh berbeda dengan jenis besi sebelumnya, besi wiremesh juga terkenal karena kekuatannya. Hal tersebut membuat besi ini sering digunakan sebagai penguat atau tulang dalam konstruksi jalan, bangunan, dan juga rumah. Bahkan saking kuatnya, besi ini juga pernah digunakan untuk membangun jalan tol.

10. Besi CNP dan UNP

Terakhir adalah jenis besi CNP dan UNP. Untuk besi CNP sendiri merupakan besi kanal yang bentuknya dari material plat coil atau galvanium berlapis krom. Bentuknya sendiri adalah C dan sering digunakan pada tempat-tempat konstruksi. Sedangkan pada jenis besi UNP memiliki bentuk seperti huruf U dan juga sering dipakai sebagai kerangka konstruksi besi. Selain sebagai kerangka, besi UNP juga bisa dipakai untuk penopang dinding pada bagian pojok.

 

Baca juga: Rekomendasi Nama Toko Bangunan Pembawa Hoki dan Tips Membuatnya

 

Itulah 10 jenis besi konstruksi yang sering dipakai pada proyek bangunan. Dari ulasan di atas, kita bisa melihat bahwa jenis besi yang dipakai untuk konstruksi cukup banyak. Sekarang, kamu tinggal memilih mana jenis besi yang akan dipakai pada bangunan rumahmu.
Selain itu, kini kamu juga bisa mengecek halaman BukaBangunan untuk mencari bahan-bahan material bangunan yang kamu butuhkan dan juga kamu bisa menjadi distributor bahan bangunan untuk menjual bahan material terlengkap dan menguntungkan. Belanja bahan bangunan di BukaBangunan lebih mudah, hemat, dan juga lengkap!

Yuk, download sekarang!

Download di Google Play Store
Artikel terkait lainnya
11 Model Pagar Besi Unik hollow untuk Desain Rumah Minimalis, ini inspirasi nya!

11 Model Pagar Besi Unik hollow untuk Desain Rumah Minimalis, ini inspirasi nya!

16 November 2022

10 Jenis Besi Konstruksi yang Sering Dipakai pada Proyek Bangunan

10 Jenis Besi Konstruksi yang Sering Dipakai pada Proyek Bangunan

15 September 2022

Terbaru
Tips Memilih Ukuran Paving Block dan Jenisnya untuk Halaman Rumah

Tips Memilih Ukuran Paving Block dan Jenisnya untuk Halaman Rumah

2 Mei 2024

Rekomendasi Bata Ringan Pagar Hebel Unik dan Menarik untuk Ditiru

Rekomendasi Bata Ringan Pagar Hebel Unik dan Menarik untuk Ditiru

2 Mei 2024

10 Kreasi Pagar dari Hebel yang Bagus dan Bisa Dicoba

10 Kreasi Pagar dari Hebel yang Bagus dan Bisa Dicoba

2 Mei 2024

Mengenal Fungsi, Jenis, dan Ukuran Seng Gelombang

Mengenal Fungsi, Jenis, dan Ukuran Seng Gelombang

2 Mei 2024

Mengenal Ukuran Paku, Jenis dan Fungsinya untuk Bahan Bangunan

Mengenal Ukuran Paku, Jenis dan Fungsinya untuk Bahan Bangunan

2 Mei 2024

Mengenal Ukuran Genteng Berdasarkan Jenis dan Perhitungannya

Mengenal Ukuran Genteng Berdasarkan Jenis dan Perhitungannya

1 Mei 2024

Ini Jenis dan Ukuran Kaca yang Cocok untuk Bangunan dan Rumah

Ini Jenis dan Ukuran Kaca yang Cocok untuk Bangunan dan Rumah

30 April 2024

Ini Ukuran Triplek Standar Per Lembar Beserta Harganya

Ini Ukuran Triplek Standar Per Lembar Beserta Harganya

30 April 2024

10 Ide Pembatas Ruangan dari Triplek yang Simpel

10 Ide Pembatas Ruangan dari Triplek yang Simpel

30 April 2024

WhatsApp logo consisting of a green circle containing the outline of a white speech bubble with a white telephone icon in it