Beranda

Kategori

Artikel

Jadi Partner

Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Jenis Drainase Hingga Contohnya 

may.rahmadi
Pengertian Drainase, Fungsi, Jenis, Hingga Contohnya (foto: 123rf)
Pengertian Drainase, Fungsi, Jenis, Hingga Contohnya (foto: 123rf)

Memiliki rumah di wilayah yang memiliki curah hujan yang tinggi sering bikin was-was karena memiliki potensi banjir. Saat hujan deras berlangsung sangat lama air bisa tak mengalir dengan baik dan dapat membuat genangan yang tinggi. Alhasil banjir tak terelakkan dan rumahmu bisa terendam. 

 

Tahukah kamu, bahwa daerah-daerah pemukiman yang sering diserang banjir utamanya disebabkan karena memiliki sistem drainase yang buruk. Oleh karenanya, drainase yang bertugas sebagai saluran air di titik-titik krusial perlu didesain sedemikian rupa. 

 

Kamu tidak bisa asal membuat drainase, jika salah bukan akibatnya fatal. Air justru malah bisa tidak mengalir, hujan kecil justru bisa memicu banjir. sistem drainase harus dipersiapkan dan dirancang dengan tepat saat pembangunan rumah atau pemukiman.

 

Yuk pelajari Pengertian drainase, fungsi, jenis, hingga contohnya untuk meminimalkan potensi banjir.

 

Pengertian Drainase

Secara umum, pengertian drainase adalah saluran pembuangan massa air, baik yang tercipta secara alami maupun dibuat. Ia bisa berada di atas atau bawah permukaan suatu tempat. 

 

Dalam disiplin teknik sipil, drainase seringkali dibatasi sebagai serangkaian bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan agar tidak tergenang. 

 

Sementara drainase dalam kawasan-kawasan pemukiman juga dapat diartikan sebagai mekanisme yang mengatur arus air, baik kotor maupun bersih agar selalu berada pada lajur yang telah didesain. Setelah mengerti pengertiannya, makin terasa penting kan adanya sebuah drainase. Terutama pada wilayah-wilayah yang memiliki curah hujan tinggi. 

 

 

Fungsi Drainase

Setelah memahami pengertian drainase, kamu juga perlu mengetahui fungsi drainase secara lengkap. Terutama dalam pengertiannya sebagai salah satu unsur prasarana umum. Ini diperlukan agar kamu dapat menjalani kehidupan yang aman, nyaman, bersih, dan tentunya sehat. 

 

Karena drainase yang buruk dan tidak berfungsi dengan baik justru bisa mendatangkan musibah mulai dari banjir dan sumber penyakit. Berikut kami rangkum sejumlah fungsi drainase:

 

  • Membebaskan suatu area dari genangan air, banjir, maupun erosi, terutama pada daerah yang memiliki kepadatan penduduk tinggi.

 

  • Mengurangi risiko terjadinya penyakit akibat buruknya sanitasi di daerah tersebut, seperti demam berdarah, malaria, disentri, dan penyakit lain yang disebabkan kurang sehatnya lingkungan pemukiman tersebut.

 

  • Membuat sistem tata guna lahan dengan kualitas yang baik dan optimal, serta mengurangi kerusakan struktur tanah akibat pembangunan jalan atau karena bangunan lain.

 

  • Melindungi alam dan lingkungan, seperti tanah, kualitas udara, dan kualitas air.

 

  • Memperpanjang umur ekonomis sarana-sarana fisik, seperti jalan, kawasan pemukiman.

 

  • Konservasi sumber daya air.

 

Jenis-jenis Drainase

 

Pada kawasan pemukiman maupun di tempat-tempat lainnya, ada beberapa jenis drainase yang umum dibuat. Untuk lebih memudahkan kamu, kami akan mengelompokan jenis drainase berdasarkan pembuatannya, peletakannya, fungsinya, konstruksi, dan wilayahnya. 

Berikut jenis-jenis drainase tersebut:

 

Jenis drainase berdasarkan pembuatannya

1. Drainase buatan

Drainase buatan merupakan drainase  yang dirancang dan dibangun untuk tujuan tertentu. Biasanya disesuaikan dengan pengelolaan air, titik biasa terjadi genangan air, dan banyak lainnya. 

 

Karena dibuat oleh manusia, pembangunan drainase buatan perlu butuh banyak biaya karena memerlukan bahan seperti beton, pipa, atau batu. Contoh drainase buatan adalah selokan, gorong-gorong, kanal, talang.

 

2. Drainase alami

Berbeda dengan drainase buatan, jenis ini tercipta alami tanpa ada sumbangsih manusia, bahkan umumnya tanpa memiliki penunjang apapun. 

 

Drainase alami biasanya terbentuk karena gaya gravitasi yang ditambah dengan tekanan air dalam jangka waktu yang lama. Alhasil tercipta aliran air yang permanen seperti kali, sungai, bahkan danau. 

 

Jenis drainase berdasarkan letak saluran

 

1. Drainase permukaan tanah

Sesuai namanya, drainase ini berada di permukaan tanah, yang biasanya memiliki rongga untuk mengalirkan air ke saluran pembuangan. Jenis drainase ini lumrah diaplikasikan untuk digunakan untuk mencegah terjadinya genangan air pada area perumahan.

 

dengan drainase permukaan tanah, air hujan yang turun dapat langsung disalurkan oleh ke pembuangan air, sehingga tidak ada air tergenang, dan dapat mengurangi potensi banjir

 

2. Drainase bawah tanah

Drainase bawah tanah biasanya disusun dengan sejumlah pipa-pipa sebagai medium untuk mengalirkan ekses air, karena letaknya yang berada di bawah tanah.

 

Jenis drainase ini bisa sering menjadi opsi bagi pemukiman yang memiliki jalanan yang baik, karena pembuatan drainase bawah tanah tidak menganggu estetika dan fungsi jalanan, maupun aktivitas di permukaan tanah. 

 

Jenis drainase berdasarkan fungsi

 

1. Drainase satu fungsi (single purpose)

Beberapa drainase memiliki fungsi yang beragam, namun ada pula yang memiliki fungsi tunggal seperti drainase satu fungsi ini. 

 

Sistem drainase jenis ini hanya berfungsi untuk mengalirkan satu jenis cairan  untuk menuju saluran pembuangan. Entah itu berupa air hujan, maupun limbah pabrik, limbah rumah tangga, maupun limbah industri. 

 

2. Drainase multifungsi (multi purpose)

Salah satu contoh drainase multifungsi adalah drainase yang umumnya berada di pemukiman. Karena selain bertugas sebagai medium mengantarkan air hujan ke saluran pembuangan, ia juga terkoneksi dengan rumah-rumah sehingga dapat membuang limbah rumah tangga. 

 

Jenis drainase berdasarkan konstruksi

 

1. Drainase terbuka

Drainase terbuka bertugas mengalirkan air hujan di wilayah yang luas, oleh karenanya sistem drainase ini biasanya membutuhkan lahan yang relatif luas.  

 

Selain itu, drainase terbuka  juga berfungsi untuk menyalurkan air yang tidak membahayakan lingkungan.

 

2. Drainase tertutup

Drainase tertutup biasanya dipergunakan bagi pabrik-pabrik, karena ia berfungsi untuk mengalirkan air yang mengandung limbah. 

 

Sistem tertutup diperlukan agar potensi toksik dari limbah tidak muncul ke permukaan sehingga tidak berkontak langsung dengan manusia yang dapat membahayakan masyarakat dan lingkungan.

 

Jenis drainase berdasarkan wilayah

 

1. Drainase jalan raya

Pada umumnya drainase di jalan raya dibuat secara tertutup agar tidak mengganggu aktivitas di jalan. Pembuatannya juga bisa diintegrasikan dengan trotoar.

 

Fungsi drainase ini adalah untuk mengalirkan air agar tidak menggenang dan merusak konstruksi jalan atau menyebabkan erosi pada pada badan jalan.

 

2. Drainase bandara

Bandara umumnya memiliki sistem drainase khusus, karena areanya yang luas, mendatar dan beraspal kerap menyulitkan air untuk mengalir. 

 

Air yang terlalu banyak menggenang di permukaan bandara pun akan membahayakan proses lepas landas atau tinggal landas pesawat, sehingga dibutuhkan sistem khusus bagi drainase di bandara.  

 

Karena area bandara luas, mendatar, dan beraspal, air tidak mudah mengalir. Padahal genangan air pada bandara sangat berbahaya bagi pesawat. Oleh karena itu perlu sistem drainase yang baik untuk bandara.

 

3. Drainase lapangan olahraga

Salah satu tempat yang memerlukan sistem drainase khusus adalah sarana olahraga, terutama yang berada di lapangan. Drainase di lapangan olahraga bertugas untuk mengalirkan air agar tidak terjadi genangan yang dapat merusak infrastruktur sarana olahraga.

 

Contoh-contoh Drainase yang Baik

 

Drainase yang baik, tanpa mengenal jenis dan penggolongannya adalah drainase yang dapat mengalirkan air dengan baik hingga saluran pembuangan dengan lancar. Ini bisa kita lihat saat tak ada air yang tergenang meski curah hujan lebat, atau ketika ada banyak air di daerah tersebut.

 

Selain itu drainase yang baik juga ditopang dengan penggunaan material yang berkualitas, Ini diperlukan untuk menjaga daya tahan dan keawetan sistem drainase. Misalnya, untuk pembuatan gorong-gorong pada area yang luas dan membutuhkan daya tahan beban tinggi dipilih material beton karena lebih kuat, bukan Polyvinyl Chlorida (PVC) yang lebih cocok digunakan pada area sempit yang tidak membutuhkan beban yang besar.

 

Sementara secara umum, drainase yang baik juga tak hanya harus mencegah terjadinya banjir, namun juga bisa mengurangi potensi erosi tanah, sekaligus mencegah kerusakan jalan, dan bangunan. Artinya, drainase yang baik harus berfungsi secara menyeluruh mulai dari penampung, saluran, hingga pembuangan air. 

 

Dan tentu saja, sebuah drainase yang baik harus dapat bertahan dalam waktu yang sangat panjang. Selain ditopang material berkualitas, perlu tahap desain dan perencanaan yang matang untuk menghasilkan drainase yang baik. 

 

Dan terakhir, sebuah drainase akan mendapat nilai lebih baik lagi bila mampu membuat lingkungan sekitarnya menjadi lebih cantik. Artinya, selain memperhatikan fungsi, pembangunan drainase tersebut juga mempertimbangkan segi estetika atau keindahan lingkungan sekitar atau jika kamu adalah pengusaha yang ingin merintis modal toko bangunan dan menjual bahan bangunan, kamu bisa gabung Bukabangunan untuk dapetin stok bahan material termurah dan terbaik.

 

Yuk, download sekarang!

Download di Google Play Store
Artikel terkait lainnya
Info Shower Holder Terbaik dengan Harga Terjangkau di BukaBangunan

Info Shower Holder Terbaik dengan Harga Terjangkau di BukaBangunan

25 Maret 2023

Info Rak Toilet dan Kamar Mandi Murah di BukaBangunan

Info Rak Toilet dan Kamar Mandi Murah di BukaBangunan

24 Maret 2023

Info Selang Shower Murah Berkualitas di BukaBangunan

Info Selang Shower Murah Berkualitas di BukaBangunan

24 Maret 2023

Memahami Pentingnya Fungsi Waterpass dalam Pekerjaan Konstruksi

Memahami Pentingnya Fungsi Waterpass dalam Pekerjaan Konstruksi

13 Februari 2023

Contoh Wastafel Minimalis Terbaik untuk Rumah yang Lebih Nyaman

Contoh Wastafel Minimalis Terbaik untuk Rumah yang Lebih Nyaman

7 Januari 2023

Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Jenis Drainase Hingga Contohnya 

Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Jenis Drainase Hingga Contohnya 

31 Desember 2022

Terbaru
Tips Memilih Ukuran Paving Block dan Jenisnya untuk Halaman Rumah

Tips Memilih Ukuran Paving Block dan Jenisnya untuk Halaman Rumah

2 Mei 2024

Rekomendasi Bata Ringan Pagar Hebel Unik dan Menarik untuk Ditiru

Rekomendasi Bata Ringan Pagar Hebel Unik dan Menarik untuk Ditiru

2 Mei 2024

10 Kreasi Pagar dari Hebel yang Bagus dan Bisa Dicoba

10 Kreasi Pagar dari Hebel yang Bagus dan Bisa Dicoba

2 Mei 2024

Mengenal Fungsi, Jenis, dan Ukuran Seng Gelombang

Mengenal Fungsi, Jenis, dan Ukuran Seng Gelombang

2 Mei 2024

Mengenal Ukuran Paku, Jenis dan Fungsinya untuk Bahan Bangunan

Mengenal Ukuran Paku, Jenis dan Fungsinya untuk Bahan Bangunan

2 Mei 2024

Mengenal Ukuran Genteng Berdasarkan Jenis dan Perhitungannya

Mengenal Ukuran Genteng Berdasarkan Jenis dan Perhitungannya

1 Mei 2024

Ini Jenis dan Ukuran Kaca yang Cocok untuk Bangunan dan Rumah

Ini Jenis dan Ukuran Kaca yang Cocok untuk Bangunan dan Rumah

30 April 2024

Ini Ukuran Triplek Standar Per Lembar Beserta Harganya

Ini Ukuran Triplek Standar Per Lembar Beserta Harganya

30 April 2024

10 Ide Pembatas Ruangan dari Triplek yang Simpel

10 Ide Pembatas Ruangan dari Triplek yang Simpel

30 April 2024

WhatsApp logo consisting of a green circle containing the outline of a white speech bubble with a white telephone icon in it